Kemudian setelah musuh-musuh Musa dan Harun ditenggelamkan (dibinasakan), Allah menerangkan karunia-Nya yang dilimpahkan kepada para utusan-Nya, bahwa Dia telah menurunkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, yang di dalamnya berisi hukum-hukum syariat, beberapa perintah dan larangan, dengan harapan agar Bani Israil mendapat petunjuk ke jalan yang membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Usai menceritakan dakwah Nabi Musa kepada Fir’aun, Allah lalu menyusulinya dengan paparan tentang dakwah Nabi Musa kepada Bani Israil. Dan sungguh, Kami telah menganugerahkan kepada Musa Kitab Taurat, agar mereka, yakni Bani Israil, mendapat petunjuk ke jalan yang benar dan sungguh-sungguh menjalankannya.
Kami mewahyukan Tawrât kepada Mûsâ, agar kaumnya dapat mengambil petunjuk, pelajaran, hukum dan jalan kebahagiaan melalui kitab suci itu.
(Dan sesungguhnya telah Kami berikan Kitab kepada Musa) kitab Taurat (agar mereka) kaumnya, yaitu bangsa Bani Israel (mendapat petunjuk) dengan adanya kitab Taurat itu dari kesesatan. Aku memberikannya sekali turun sesudah Firaun dan kaumnya binasa