Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.
Transliterasi Bahasa Inggris
Wakam ahlakna mina alqurooni min baAAdi noohin wakafa birabbika bithunoobi AAibadihi khabeeran baseeran
Tafsir Ayat 17
Allah lalu mengisahkan kaum-kaum yang mengalami nasib yang sama setelah Nuh. Mereka dibinasakan karena pembangkangan mereka terhadap utusan-utusan Allah yang ditugasi untuk menghentikan mereka dan mengajak untuk kembali menaati Allah. Ayat ini sebagai penegasan terhadap ayat yang lalu, bahwa tiap kaum yang tetap membangkang setelah datangnya rasul yang memberi peringatan kepada mereka, pasti akan mengalami nasib buruk yang sama dengan umat-umat terdahulu.
Di akhir ayat ini, Allah swt menyebutkan bahwa balasan yang serupa itu adalah balasan yang bijaksana dan adil, karena Allah telah memberi peringatan dan mengetahui tindak-tanduk mereka. Allah Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.
Dan sesuai dengan ketetapan itu dinyatakan, "Berapa banyaknya kaum setelah kebinasaan kaum Nuh, telah Kami binasakan disebabkan oleh kedurhakaan mereka. Dan cukuplah Tuhanmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya. Tidak ada yang tersembunyi dan terluput dari pembalasan-Nya.
Telah banyak kaum setelah Nûh yang Kami binasakan karena mendurhakai nabi-nabi mereka. Cukuplah bagi kamu penjelasan dan pemberitaan Tuhanmu, karena Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu dengan pengetahuan yang dalam, seperti halnya pengetahuan orang yang melihat langsung. Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-Nya lagi Maha Melihat. Maka tidak ada perbuatan seorang hamba yang tidak diketahu oleh-Nya. Allah akan membalas mereka sesuai dengan amal perbuatannya.
(Dan sudah berapa banyak) telah banyak (Kami binasakan umat-umat) bangsa-bangsa (sesudah Nuh. Dan cukuplah Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya) Dia mengetahui dosa-dosa mereka yang tersembunyi dan dosa-dosa mereka yang terang-terangan. Lafal bidzunuubi bertaalluq kepada lafal khabiiran dan bashiiran.