Surah Ash-Syu'araa: ayat 210 - وما تنزلت به الشياطين... - Indonesia

Tafsir Ayat 210, Surah Ash-Syu'araa

وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ ٱلشَّيَٰطِينُ

Indonesia Terjemahan

Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.

Transliterasi Bahasa Inggris

Wama tanazzalat bihi alshshayateenu

Tafsir Ayat 210

Ayat ini membantah tuduhan-tuduhan orang-orang musyrik Mekah yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah seorang tukang sihir dan tukang ramal. Allah mengatakan bahwa Al-Qur'an bukanlah ramalan atau sihir yang berasal dari setan yang menerima dan mendengar ucapan malaikat ketika sedang menyampaikan wahyu Allah kepada Rasulullah. Ada tiga hal yang menunjukkan bahwa Al-Qur'an bukan berasal dari setan, yaitu: 1. Isi Al-Qur'an bertentangan dengan kehendak setan. Kalau setan berusaha agar manusia mengerjakan perbuatan-perbuatan yang akan menjauhkan mereka dari petunjuk Allah, adapun Al-Qur'an memerintahkan manusia mengerjakan perbuatan yang makruf dan mencegah yang mungkar. 2. Setan sendiri tidak mau menerima Al-Qur'an, apalagi menyampaikannya kepada orang lain. 3. Setan dijauhkan dari mendengar Al-Qur'an yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Muhammad, atau mendengarkan Al-Qur'an yang sedang dibaca hamba Allah karena Al-Qur'an dijaga Allah dari setan.

Orang musyrik menuduh bahwa Al-Qur’an itu adalah bisikan setan kepada Nabi Muhammad. Allah membantah dengan tegas tuduhan tersebut. Dan Al-Qur’an itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan. Al-Qur’an berisi hal-hal yang baik dan mulia, mengajak manusia ke jalan yang benar, sementara setan mengajak hal-hal keji dan mungkar dan mengajak kepada jalan yang sesat.

Al-Qur'ân menafikan ucapan orang kafir Mekah bahwa Muhammad telah dirasuki jin yang membisikkan al-Qur'ân. Maka difirmankan, "Setan-setan itu tak dapat menurunkan dan membisikkan al-Qur'ân!

(Dan dia itu tidak dibawa turun) yakni Alquran itu tidak dibawa turun oleh (setan-setan).
Ayat 210 - Surah Ash-Syu'araa: (وما تنزلت به الشياطين...) - Indonesia