Surah Ash-Syu'araa: ayat 211 - وما ينبغي لهم وما يستطيعون... - Indonesia

Tafsir Ayat 211, Surah Ash-Syu'araa

وَمَا يَنۢبَغِى لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ

Indonesia Terjemahan

Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.

Transliterasi Bahasa Inggris

Wama yanbaghee lahum wama yastateeAAoona

Tafsir Ayat 211

Ayat ini membantah tuduhan-tuduhan orang-orang musyrik Mekah yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah seorang tukang sihir dan tukang ramal. Allah mengatakan bahwa Al-Qur'an bukanlah ramalan atau sihir yang berasal dari setan yang menerima dan mendengar ucapan malaikat ketika sedang menyampaikan wahyu Allah kepada Rasulullah. Ada tiga hal yang menunjukkan bahwa Al-Qur'an bukan berasal dari setan, yaitu: 1. Isi Al-Qur'an bertentangan dengan kehendak setan. Kalau setan berusaha agar manusia mengerjakan perbuatan-perbuatan yang akan menjauhkan mereka dari petunjuk Allah, adapun Al-Qur'an memerintahkan manusia mengerjakan perbuatan yang makruf dan mencegah yang mungkar. 2. Setan sendiri tidak mau menerima Al-Qur'an, apalagi menyampaikannya kepada orang lain. 3. Setan dijauhkan dari mendengar Al-Qur'an yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Muhammad, atau mendengarkan Al-Qur'an yang sedang dibaca hamba Allah karena Al-Qur'an dijaga Allah dari setan.

Dan tidaklah pantas bagi mereka Al-Qur’an itu karena hal-hal yang disebutkan di atas dan mereka pun tidak akan sanggup melakukan hal itu, karena Al-Qur’an mempunyai banyak keistimewaan, baik dari segi redaksi maupun isinya, yang tidak akan bisa tertandingi oleh siapa pun (Lihat: Surah al-Isrà’/17: 88).

Mereka tidak boleh dan tidak akan mampu membuat dan menurunkan al-Qur'ân.

(Dan tidaklah patut) tidak pantas (bagi setan-setan itu) untuk membawa turun Alquran (dan mereka pun tidak akan kuasa) melakukannya.
Ayat 211 - Surah Ash-Syu'araa: (وما ينبغي لهم وما يستطيعون...) - Indonesia