Dan (orang-orang durhaka) berkata: "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina).
Transliterasi Bahasa Inggris
Waqaloo ma lana la nara rijalan kunna naAAudduhum mina alashrari
Tafsir Ayat 62
Orang-orang kafir itu saling bertanya sesamanya, setelah mereka tidak melihat seorang pun orang-orang yang beriman yang mereka anggap hina sewaktu di dunia, "Mengapa kita tidak melihat seorang pun dari orang-orang yang sewaktu di dunia kita pandang sebagai orang bodoh, orang jahat, dan orang hina yang tidak ada kebaikan pada dirinya."
Ibnu 'Abbas berkata, "Yang mereka maksud dengan orang bodoh dan jahat adalah sahabat Rasul. Abu Jahal berkata, 'Di mana Bilal, di mana shuhaib, di mana Ammar, mereka semuanya di dalam surga. Kasihan Abu Jahal, anaknya 'Ikrimah dan Juwairiyah masuk Islam, demikian pula ibunya, saudaranya, sedang ia sendiri kafir."
Para pendurhaka itu lalu berbicara dan saling bertanya-tanya seraya berkata, “Me-ngapa kami tidak melihat orang-orang yang di dunia dahulu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat, hina, buruk, dan bodoh, seperti Bilal, Suhaib, dan Ammar?”
Para penghuni neraka berkata, "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang ketika di dunia kami anggap jahat dan hina yang tidak memiliki kebaikan sama sekali, yaitu orang-orang muslim yang fakir.
(Dan mereka berkata,) yakni orang-orang kafir Mekah, sedang mereka berada dalam neraka, ("Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu kami anggap) sewaktu di dunia (sebagai orang-orang yang hina.")